MNC Asset Management MNC Asset Management Terbitkan Reksa Dana Baru Bidik US$ 200 Juta » bebas-financial
 

Saham

MNC Asset Management Terbitkan Reksa Dana Baru Bidik US$ 200 Juta

Selasa, 29 Maret 2011 16:30:35 WIB

MNC Asset Management akan terbitkan produk reksadana berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) pada Juni 2011 dengan fund size sekira USD200 juta. Reksa dana ini akan melengkapi total dana kelolaan perseroan Rp 2-3 triliun.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Director MNC Asset Management Stien saat ditemui dalam acara Rebranding BHIT, Menara Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Adapun target dari reksadana dolar ini adalah berupa masyarakat umum atau investor ritel. Stien menambahkan bahwa alasan mengeluarkan reksadana dolar ini bahwa masih ada oportunity akan hal ini. "Alasan kita mengeluarkan reksadana dolar ini karena kita melihat ada need dari masyarakat terhadap reksadana dolar ini," ungkap Stien.

Sekedar informasi saat ini MNC asset management saat ini mempunyai lima produk yaitu reksadana pasar uang, reksadana fixed income yang terdiri dari reksadana konverter dan syariah, reksadana ekuitas dan reksadana kombinasi.

Produk ini menjadi pelengkap ragam reksa dana yang telah terbit sebelumnya, yaitu satu RDPT, Money Market, RDPT syariah, reksa dana pasar uang, reksa dana ekuitas dan campuran.

"Kita ada dua jenis, juga dengan produk KPD (Kontrak Pengelolaan Dana). Kita sudah punya fix income, money market yang syariah ada satu," tambahnya.

Investasi produk KPD akan dimasukan ke dalam saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Nilai pengelolaan KPD mencapai Rp 90 miliar. "KPD masuk core saham," tuturnya.

Selain itu MNC asset management menargetkan dana kelolaan di tahun 2011 ini bisa mencapai Rp2-3 triliun dimana dana kelolaan MNC asset management ini pada 2010 hampir mencapai Rp1 triliun. Target dana kelolaan 2011 ini akan diharapkan akan didapatkan dari reksadana Pasar Uang dan reksadana fixed income.

Diposting Oleh : ridwan_saputra

komentar sebanyak 0 komentar. Beri Komentar


Berita Lainnya :