PT SMART Tbk hari ini meresmikan pabrik industri hilir sawirt di
Merunda Bekasi berkapasitas 300.000 ton CPO per tahun dengan nilai investasi
Rp2,3 triliun hingga 2013..
Demikian dikutip dari keterbukaan informasi yang
diterbitkan BEI, Rabu (30/3). Pabrik ini diharapkan mampu menghasilkan 168.000
ton minyak goreng dan 112.000 ton margarin pada tahun pertama.
Perseroan saat ini telah memperluas lahan hingga 5
hektar pembangunan pabrik cocoa butter subtitute (CBS) atau bahan pengganti
coklat berkapasitas produksi sampai 140.000 ton per tahun. "Upaya ini
sejalan dengan langkah pemerintah mendorong investasi industri pengolahan
nasional yang mampu mendorong nilai tambah kawasan termasuk menyelaraskan
rencana induk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia
2011-2025," kata Komisaris Utama PT SMART Tbk Franky O Widjaja.
Pengembangan sektor hulu dan hilir secara
integratif adalah sebuah sinergi lintas institusi yang tidak sederhana. Namun
dengan praktik agribisnis maka akan mendatangkan manfaat yang lebih besar dari
aspek kesejahteraan sosial, pelestarian lingkungan dan peningkatan nilai
ekonomi bagi sektor industri sendiri maupun industri nasional.
"Agar sektor ini tumbuh sehat dan mampu
menjawab tantangan global selaku produsen CPO dan minyak nabati utama dunia,
kebijakan pemerintah yang komprehensif sangat dibutuhkan. Termasuk mendorong
tersedianya kebijakan yang mampu menghabis hambatan ketersediaan dan alokasi
lahan, infrastruktur pendukung, riset dan pengembangan berikut akses terhadap
teknologi serta dukungan pendanaan," lanjut Frangky.
Diposting Oleh : ridwan_saputra
komentar sebanyak 0 komentar. Beri Komentar